Big Think, Love & Success!!

.

Selasa, 12 April 2011

King of Namroudz

Pencakar Langit karya Raja Namrud

Oleh. Ari Wahyono

Hari itu suara gemuruh kaki kuda dan langkah pasukannya mengguncang bumi. Saat kemarahannya memuncak, begitu Ibrahim dan Puterinya Raziah berhasil meloloskan diri lari ke hutan. Rakyatnya mulai tidak mempercayai dialah Manusia yang mengaku Tuhan. Rakyatnya mulai goyah, maka saat itu menurut para penasehatnya saatnya membuktikan kekuatannya. Maka Raja yang jenius ini pun mengumpulkan seluruh pasukannya. Genderang dan terompet perang ditiup, dan deru debu suara senjata bergesekan mengerikan. Dalam waktu singkat, 700.000 pasukan Raja yang mengaku Tuhan ini berkumpul di padang yang luas. Kemudian dari sebuah tempat yang tinggi Sang Raja meneriakkan pekikan semangat kepada pasukannya "wahai pasukan yang kuat, kalian adalah pasukan tuhan yang tak terkalahkan!!" Sorak sorai pasukan yang jumlahnya sangat besar itu suaranya mengerikan membelah langit. Suara itu memekakkan telinga, dan memalingkan mata hati dan menggelapkan mata hati Namroud.
Raja Namrud (2229 SM - 1429 SM)

Kemudian dari singgasananya, ia berteriak menantang Allah SWT. "WAHAI TUHAN IBRAHIM, JIKA ENGKAU MEMANG TUHAN DATANG DAN LAWANLAH AKU DAN PASUKANKU!!!!!"
Maka suara itu di sambut sorai pasukannya, namun belum suara angkuh itu reda, dari arah belakang pasukan itu cahaya matahari tiba-tiba lenyap. Suara mengerikan bergemuruh riuh, gulungan bayangan hitam pekat dari kejauhan menutup cahaya matahari. Gulungan hitam itu ternyata adalah trilliunan nyamuk yang diutus Allah SWT untuk menundukkan tentara Namroud. 
Gulungan hitam yang ternyata pasukan nyamuk dan suaranya mengerikan itu menggulung dan melumpuhkan tentara yang sesaat sebelumnya sesombong menantang Allah SWT. Begitu dilewati milyaran dan mungkin trilliunan nyamuk itu. Pasukan itu seperti tandan pisang kehilangan kekuatannya.
Habislah semua pasukan itu, dan tinggalah Namroud sendiri, Allah SWT memberinya waktu 3 hari. Namun tak kunjung juga bertobat. Selama tga hari itu seekor nyamuk mengitarinya. Dan ketika hari ketiga Sang Raja sombong iini tak juga taubat, Nyamuk ini masuk melalui hidungnya dan masuk ke dalam otaknya. 40 hari kemudian sang Raja Namroud ini menemui AJALnya dalam keadaan mengenaskan beserta ribuan pasukannya. Ia mati bersama kesombongannya.
Mumi Fir'aun penerus Namrud



0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan berkomentar, pastikan tidak mengandung unsur negatif, SARA, menyinggung. Tujuan yang baik akan sempurna dikemas dengan ungkapan yang baik pula. Terimaksih